Menyehatkan Kulit hingga Jantung, Ini 7 Manfaat Sauna


Manfaat sauna masih menuai perdebatan hingga saat ini. Beberapa orang mengatakan sauna meningkatkan dorongan seksual dan beberapa orang lainnya justru percaya jika sauna menyebabkan kemandulan. Beberapa orang juga percaya jika sauna meningkatkan kesehatan kardiovaskular. Namun, lainnya justru berpikir jika sauna dapat menyebabkan serangan jantung. Lalu, apa sebenarnya manfaat sauna ini?

Bagi sebagian orang, sauna telah menjadi semacam rutinitas. Sayangnya, belum jelas apa manfaat dan efek samping dari praktik ini. Untuk mengetahui manfaat pasti dari sauna, berikut 7 manfaat tersebut.

1. Meningkatkan pemulihan pasca olahraga


Saat tubuh terasa pegal-pegal usai berolahraga, sauna dapat mengatasinya. Riset dari Springerplus menyatakan sauna dapat mengurangi serangan nyeri otot dan meningkatkan pemulihan pasca olahraga. Penelitian ini juga menunjukkan sauna inframerah mungkin sangat efektif dalam menembus sistem neuromuskular untuk meningkatkan pemulihan. Namun, jangan lupa untuk menghidrasi tubuh agar semua manfaat tersebut bisa kita dapatkan secara maksimal.

2. Menurunkan tekanan darah


Riset menunjukkan sering mandi sauna meningkatkan fungsi lapisan dalam pembuluh darah, yang pada gilirannya menurunkan tekanan darah. Pria yang melakukan sauna 4 hingga 7 kali seminggu 50 persen kecil risikonya untuk mengalami tekanan darah tinggi dibandingkan dengan pria yang hanya melakukan sauna seminggu sekali. Ini berarti saat kondisi kesehatan dalam keadaan baik sauna dapat membuat tubuh menjadi lebih kuat. Namun, hal ini tak diperuntukan bagi wanita hamil atau mereka yang memiliki masalah kesehatan.

3. Meningkatkan sistem kardiovaskular


Sama seperti seks, rutin melakukan sauna sama halnya kita berlari sejauh 1,5 kilometer dalam empat menit. Riset yang dilakukan di Finlandia menemukan orang yang melakukan sauna memiliki risiko kematian yang lebih rendah akibat penyakit kardiovaskular. Riset tersebut terbilang akurat. Pasalnya, periset meneliti 2.315 pria usia 42 hingga 60 selama 20 tahun. Meskipun demikian, sauna tak bisa menggantikan program olahraga untuk menjaga jantung dan paru-paru tetap sehat. Respons fisiologis terhadap sesi sauna biasanya berhubungan dengan aktivitas fisik yang cukup santai seperti berjalan.

4. Meningkatkan daya ingat


Riset terbaru membuktikan sauna juga bisa meningkatkan daya ingat. Dalam sebuah riset, pria yang menghabiskan waktu di sauna beberapa kali per minggu memiliki risiko demensia dan alzheimer 65 persen lebih rendah daripada mereka yang hanya melakukan sauna seminggu sekali. Ini terjadi karena adanya peningkatan aliran darah ke otak. Namun, temuan ini masih memerlukan riset lebih lanjut.

5. Menyehatkan kulit


Berkeringat memang mampu mengeluarkan racun dari dalam tubuh, termasuk sauna. Cara ini juga bekerja untuk kesehatan kulit kita. Sauna membantu meningkat kesehatan kulit dengan membuka pori-pori yang akhirnya mampu mengatasi jerawat serta mengeluarkan kotoran. Panas dari sauna membantu kulit menghindari infeksi dari kotoran. Namun, kita harus minum cukup air karena panas dari sauna bisa membuat kulit kering. Selain itu, mereka yang memeliki eksim juga tidak disarankan mempraktikan sauna karena dapat memperburuk kondisi mereka.

6. Meringankan sakit kepala dan pilek


Riset telah membuktikan sauna dapat meringankan sakit kepala. Namun, para dokter percaya berkeringat membuat pilek menjadi lebih buruk. Sauna membuat tubuh berkeringat. Jadi, jangan lakukan sauna saat kita terserang flu berat. Sebaiknya, kita melakukannya hanya saat mengalami pilek ringan.

7. Meredakan nyeri


Apapun penyebabnya, sauna dapat membantu mengurangi nyeri otot, memperbaiki gerakan sendi, dan meredakan nyeri radang sendi karena meningkatnya sirkulasi darah.

Sudah Benarkah Cara Kita Mengajarkan Shalat pada Anak?


SHALAT adalah ajaran dan amalan eksplisit dalam Islam. Shalat juga satu-satunya tugas dalam Islam yang Wajib diperintahkan untuk orang yang belum wajib melakukannya. Adalah Rasulullah melihat yang mengisyaratkan hal itu. Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Abi Syaibah, Abu Daud, Ad-Daruquthni, Al-Hakim, Baihaqi, dan Ahmad, Rasulullah melihat menegaskan, “Suruhlah anak-anak Anda untuk shalat jika mereka telah lahir 7 tahun. Pukullah mereka karena tidak shalat bila telah berdiri 10 tahun. Pisahkanlah mereka dari tempat tidur kalian.”

Dalam Islam, minimal baligh adalah 9 tahun. Setelah mencapai harga, maka seorang anak telah menemukan dewasa dan mandiri di hadapan Allah swt. Seluruh tingkah laku dan amal perbuatannya menjadi tanggung jawabanya sendiri. Dia mulai menorehkan pahala untuk orang yang suka, dan dosa untuk maksiat yang diperbuatnya.

Namun berkenaan dengan perintah shalat, hadits di atas menyebut angka 7 tahun sebagai permulaan pembelajaran shalat. Dengan kata lain, shalat wajib bagi anak-anak kecil yang belum baligh, minimal jumlah mereka sudah menginjak 7 tahun. Kewajiban mengajar shalat kepada anak-anak yang belum wajib melakukan shalat dalam kehidupan seorang muslim. Shalat wajib arsitek meskipun belum wajib dikerjakan.

Lalu bagaimana shalat ayat mengajar? Merujuk pada hadits shalat di atas, maka pembelajaran shalat dapat diurutkan ke dalam tiga fase, yaitu fase 0 – 7 tahun, fase 7 – 10 tahun, dan fase 10 – dewasa.

Fase 0 – 7 tahun

Fase ini merupakan fase yang sangat menentukan dalam pembelajaran shalat. Target pendidikan pada fase ini adalah mengenalkan shalat kepada anak, dan mengenalkan kepada siapa shalat dilakukan. Sebagai fase, pengenalan adalah manfaat terbesar yang harus diberikan kepada anak-anak.

Pada tahap inilah motivasi-motivasi spiritual untuk anak-anak ditanamkan. Selain shalat, dengan semangat spiritual anak juga akan mengenal Allah swt yang kepada-Nya shalat dilakukan. Pada tahap ini anak tidak diberi hukuman jika shalat, shalat tidak shalat anak belum menemukan berdosa atau membangkang kepada Allah swt.

Hal-hal yang perlu dikenalkan dari shalat kepada anak-anak dimulai dari adanya ibadah shalat dalam Islam, shalat nama-nama, shalat waktu, bilangan rakaat shalat, tempat shalat, dan tata-cara shalat. Pengenalan ini adalah upaya membuat kesiapan anak-anak. Menciptakan dia mencapai 7 tahun dan mulai diperintah shalat, anak-anak sudah memiliki kesiapan secara mental dan emosional. Dengan demikian perintah shalat pada fase itu, tidak lagi sebatas doktrinasi yang otoriter, namun penyadaran akan uang yang telah dibangun selam 3 – 4 tahun lamanya.

Namun demikian, yang terdekat harus dikenalkan sejak dini kepada anak-anak pada fase ini. Ini adalah shalat dan shalat yang dipersembahkan. Dialog metode lewat yang penuh keakraban anak dikenalkan tentang peran-peran Allah swt dalam siklus. Allah swt adalah penciptanya, yang merupakan anggota dari tubuh yang lengkap, yang menjaganya dari bencana, yang dapat digunakan kembali, bisa minum, minum dan berpakaian, merupakan kata-kata kunci mengenalkan Allah swt pada anak.

Selanjutnya shalat dikenalkan kepada anak-anak sebagai ungkapan terima kasih kepada Allah swt yang sudah jadi baik sempurna. Shalat adalah kendaraan yang akan membawa anak-anak bertemu Allah swt, seperti juga dia berkendaraan mobil untuk bertemu dengan keluarga atau tempat yang disenanginya. Kalimat-kalimat tersebut adalah contoh bagaimana shalat dikenalkan kepada anak-anak sebagai sesuatu yang perlu dan menarik untuknya. Kalimat-kalimat dialog ini dapat dikembangkan dengan pola pikir dan perkembangan mental anak.

Karena fase ini lebih pada pada intisari shalat maka bantuan materil, intimidasi, dan pengeluaran sangat penting untuk dihindari dan dijauhkan dari pembelajaran shalat kepada anak. Motivasi materil seperti shalat lah nanti. Ayah beri uang, Ayo shalat nanti Ibu belikan mainan, dan sejenisnya akan merusak anak-anak tentang shalat.

Motivasi seperti ini sangat berbahaya bagi anak-anak, karena tidak spiritualisasi yang dibangun, tidak ada materialisasi. Begitu pula mengintimidasi anak dengan hukuman atau bahkan menghukumnya karena tidak shalat, akan berakibat pencitraan shalat sebagai beban berat dan kabur bagi anak. Dialog dan pengenalan, adalah kata kunci pada fase ini.

Akan lebih baik agar mengajarkan anak dalam shalat menggunakan perantara bernama Smart Sajadah dari Al Qolam. Sajadah pintar yang dilengkapi dengan bacaan-bacaan sholat dalam bentuk audio mulai dari bacaan niat sholat 5 waktu hingga salam, memudahkan anak dalam belajar sholat. Dengan material yang lembut, sangat nyaman terkena kulit. Desainnya pun menarik bagi anak-anak, sehingga waktu belajar sholat pun menjadi waktu yang menyenangkan bagi anak.

Masih Ragu Menggunakan Aplikasi HRIS? Pertimbangkan 5 Keuntungan Ini!

Dalam menjalankan kegiatan operasional oleh seorang HRD, banyak sekali hal yang perlu diperhatikan agar pekerjaan yang dijalankan bisa lebih mudah, akurat dan lebih cepat untuk diselesaikan. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan aplikasi HRIS. Salah satu aplikasi yang dibuat untuk membantu menyelesaikan pekerjaan seorang HR dengan lebih cepat, akurat dan juga efisien.


Karena faktanya bila HR masih melakukan secara manual tingkat kesalahan yang ditimbulkan akan semakin besar dibandingkan dengan menggunakan aplikasi HRIS. Lebih lengkapnya lagi, berikut ini adalah beberapa manfaat yang bisa didapatkan saat menggunakan aplikasi HRIS:

1. Bisa mengintegrasi antar sistem dengan otomatis

Ada beberapa proses administrasi perusahaan yang sangat memerlukan komponen integrasi agar data yang masuk bisa lebih akurat dan tidak bisa dipalsukan. Beberapa komponen yang sangat sering dibutuhkan adalah mesin absen, e-banking, pajak, bpjs dan juga e-document. Dengan pemakaian aplikasi HRIS, perusahaan sudah bisa menjalankan semua proses administrasi tersebut secara otomatis menggunakan software. 

2. Lebih mudah dan cepat dalam mengorganisir data absensi karyawan 

Salah satu kegiatan yang cukup memakan banyak waktu dalam peroses perhitungannya adalah masalah penggajian. Ini karena dalam masalah ini diperlukan organisir data yang berhubungan langsung dengan absensi atau kehadiran karyawan perusahaan. Oleh sebab itulah aplikasi HRIS bisa menjadi salah satu alat untuk memudahkan seorang HR menginput atau menghitung data yang berhubungan dengan segi absensi.

3. Perhitungan gaji lebih akurat

Bila melakukan perhitungan gaji secara manual maka bisa dipastikan ada saja human error yang kerap kali dilakukan. Sementara itu, kalau hal tersebut terus saja terjadi tentunya tidak sehat untuk kemajuan perusahaan dan kesejahteraan karyawan. Nah, dengan aplikasi HRIS Anda bisa melakukan kalkulasi secara otomatis dengan mengurangi adanya human error sehingga hasil perhitungannya bisa lebih akurat.

Baca Juga : Wajib Tahu! Komponen Gaji Karyawan dan Cara Menghitungnya

4. Mudahnya melakukan analisis data

Perusahaan juga tentunya memerlukan analisis beberapa data untuk keperluan management. Biasanya data-data tersebut dianalisis guna mengambil sebuah keputusan yang tepat. Artinya sebuah keputusan yang dijalankan sudah didasari oleh fakta dari data. Dengan pemakaian aplikasi HRIS, perusahaan bisa dengan mudah mendapatkan data-data yang dibutuhkan, hanya tinggal membuka aplikasinya saja.

5. Menyimpan rekam data untuk bisa diakses dengan mudah

Terkadang perusahaan akan membutuhkan beberapa rekam data karyawan untuk berbagai macam kebutuhan. Untuk memudahkan akses datanya, perusahaan bisa mengandalkan aplikasi HRIS. Karena setiap data yang masuk ke dalam aplikasi benar-benar akan di simpan dengan baik, tidak akan hilang atau mendapatkan resiko terkena virus. Hanya tinggal login pada aplikasinya kemudian cari data yang dibutuhkan dengan cepat dan mudah.

Nah, salah satu aplikasi HRIS di Indonesia yang siap membantu perusahaan menyelesaikan berbagai macam masalah administrasi adalah LinovHR. Teknologi ini tentunya akan berpengaruh positif pada perusahaan terutama untuk menunjang fungsi manajemen HR serta perusahaan secara keseluruhan, karena aplikasi yang dibuat sangatlah fleksibel mengikuti perkembangan serta perubahan bisnis dalam suatu organisasi. Yuk, gunakan aplikasi HRIS LInovHR sekarang juga!